Saturday, December 25, 2010

puisi yang riuh sendiri di dalam dada

sajak yang letih, bersandar pada waktu yang merapuh. tiktak jam yang keluh. lihatlah, bintang jatuh, dari langit yang jauh. kau simpan aduh.?

malam menyimpan redup cahayamu. puisi yang riuh sendiri di dalam dada. gemuruh yang tak pernah usai. tak tamat diucap. tak usai dicatat.

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 Blog Katak Seo Elite by BLog BamZ | Blogger Templates